Prosedur Aktivasi pada Pemeriksaan EEG Rutin

Segera Terbit

Prosedur Aktivasi pada Pemeriksaan EEG Rutin

Penulis:
Suryani Gunadharma
Herlyani Khosama
Fitri Octaviana
Astri Budikayanti
Editor Ahli:
Suryani Gunadharma

Perkiraan Harga Jual : Rp. 80.000

Pemeriksaan Elektroensefalografi (EEG) adalah pemeriksaan neurodiagnostik utama yang digunakan untuk mengevaluasi pasien dengan diagnosis “bangkitan/kejang”. Pada pemeriksaan EEG rutin, tidak jarang dapat terekam iktal/bangkitan. Walaupun demikian pemeriksaan EEG pasien epilepsi hanya sekitar 20–50% menunjukkan gelombang epileptogenik interiktal pada pemeriksaan pertama. Pengulangan EEG dengan prosedur aktivasi seperti hiperventilasi (HV), stimulasi fotik intermiten (IPS) dan tidur, baik dengan atau tanpa deprivasi tidur dapat meningkatkan kemungkinan munculnya gelombang epileptognik pada pasien epilepsi.

Walaupun diagnosis epilepsi ditegakkan secara klinis, namun pemeriksaan lectroencephalography (EEG) juga berperan penting disini. Pada pasien epilepsi, pemeriksaan EEG rutin tidak selalu dapat ditemukan gelombang epileptogenik. Pengulangan EEG dengan prosedur aktivasi seperti tidur, hiperventilasi, dan stimulasi fotik akan meningkatkan terjadinya gelombang epileptogenik.
Hingga saat ini masing masing laboratorium EEG di Indonesia masih menggunakan berbagai prosedur aktivasi yang berbeda beda, umumnya menggunakan prosedur aktivasi sesuai dengan tempat mereka dahulu belajar. Disini kami ingin mencari bagaimana prosedur aktivasi yang seharusnya menurut guideline yang ada didunia.
Diharapkan rangkuman dalam buku ini dapat menjadi patokan dalam melakukan prosedur aktivasi di laboratorium EEG sejawat semua. Sehingga bila dikemudian hari akan dibuat penelitian bersama, maka sudah ada standar yang sama dalam melakukan pemeriksaan EEG rutin beserta aktivasinya.
Dalam buku ini akan dibicarakan secara mendalam berbagai prosedur aktivasi pada pemeriksaan EEG, dan akan dibawakan dalam rangkaian acara teaching course EEG yang kami selenggarakan.

Buku ini disusun sebagai bentuk komitmen Departemen Neurologi FK UNPAD-RSHS untuk memberikan ilmu terkini. Kami berharap buku ini dapat dijadikan acuan dalam melakukan prosedur aktivasi di laboratorium EEG sejawat semua dan menjadi pelengkap ketiga buku EEG praktis yang sudah beredar saat ini.

About the Author: admin

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *